Kata Pengantar Pasar Seni Tuk Buntung Cepu
Kata Pengantar Pasar Seni Tuk Buntung Cepu
Secuil harapan yang senantiasa terngiang dalam angan dan pikiran Cah Cepu selalu bergelayut dalam kehidupan.usaha untuk mencoba berkesenian dan budaya merupakan semangat membara yang dimiliki oleh segelintir tokoh seni dan budaya di Kota Cepu tercinta ini.
Angan – angan yang ada harus dapat direalisasikan harus diwujudkan dan harus terbukti.senagai bhakti dan bukti kepedulian kita terhadap Kota Cepu ini. Semua berfikir … semua bergerak… semua bersemangat,,,,, semua bertindak untuk dapat mewujudkan impian – impian itu.
Pergerakan pikiran dan angan – angan yang “ngoyo woro” itu akhirnya dapat terwujud. Sebuah bentuk bangunan penguyuban telah dapat dinamai oleh para tokoh yang terlibat didalamnya. Bangunan ini didirikan atas dasar semangat , kerelaan , keikhlasan , pengorbanan waktu, pikiran, tenaga , kebersamaan , keguyuban , kegotong royongan yang luar biasa.
Bangunan Paguyuban dan Pasar Seninya ternyata telah mampu menunjukkan akar kreatifitasnya,,, sehingga menjadi sebuah pohon ktreatifitas yang diharapakan akan berbunga,, dan berbuah amalan di bidang seni dan budaya.
Tidak untuk apa – apa , tidak untuk siapa – siapa , tidak untuk gagah – gagahan , tidak untuk kesombongan , tetapi untuk dharma bhakti kepada masyarakat Kota Cepu.
Purwadi Setiyono, SE
Secuil harapan yang senantiasa terngiang dalam angan dan pikiran Cah Cepu selalu bergelayut dalam kehidupan.usaha untuk mencoba berkesenian dan budaya merupakan semangat membara yang dimiliki oleh segelintir tokoh seni dan budaya di Kota Cepu tercinta ini.
Angan – angan yang ada harus dapat direalisasikan harus diwujudkan dan harus terbukti.senagai bhakti dan bukti kepedulian kita terhadap Kota Cepu ini. Semua berfikir … semua bergerak… semua bersemangat,,,,, semua bertindak untuk dapat mewujudkan impian – impian itu.
Pergerakan pikiran dan angan – angan yang “ngoyo woro” itu akhirnya dapat terwujud. Sebuah bentuk bangunan penguyuban telah dapat dinamai oleh para tokoh yang terlibat didalamnya. Bangunan ini didirikan atas dasar semangat , kerelaan , keikhlasan , pengorbanan waktu, pikiran, tenaga , kebersamaan , keguyuban , kegotong royongan yang luar biasa.
Bangunan Paguyuban dan Pasar Seninya ternyata telah mampu menunjukkan akar kreatifitasnya,,, sehingga menjadi sebuah pohon ktreatifitas yang diharapakan akan berbunga,, dan berbuah amalan di bidang seni dan budaya.
Tidak untuk apa – apa , tidak untuk siapa – siapa , tidak untuk gagah – gagahan , tidak untuk kesombongan , tetapi untuk dharma bhakti kepada masyarakat Kota Cepu.
Purwadi Setiyono, SE

Komentar
Posting Komentar